Pages

Subscribe:

Rabu, 26 Oktober 2011

Fungsi Netstat Pada Command Prompt

Netstat digunakan untuk monitoring jaringan dan informasi yang terkait dengan koneksi port, antara lain alamat IP yang terhubung, status koneksi dan aplikasi yang digunakan. Netstat digunakan untuk protocol IPv4, ICMPv4, TCP over IPv4, UDP over IPv4, IPv6, ICMPv6, TCP over IPv6, and UDP over IPv6. Netstat bisa digunakan untuk melacak sumber paket yang didapat. Netstat juga bisa disebut sebagai port scanner.

Penggunaan netstat bisa untuk monitoring port aktif pada TCP, Contoh penggunaannya sebagai berikut;
- klik Start, Run, lalu ketik cmd.exe
- ketik netstat
Jika kita menginginkan alamat IP dari host yang terhubung, gunakan parameter -n.
penggunaanya; netstat -n.

Untuk informasi proses yang dijalankan terkait koneksi tersebut, kita bisa mendapatkan nomor PID seperti yang digunakan pada Task Manager dan Tasklist, gunakan parameter -o,
contoh ; netstat -o.

Parameter -p untuk filtering berdasarkan nama protocol yang diijinkan, penggunaan parameter -p harus diikuti dengan jenis protokol yang akan di-monitor.
contoh ;  
netstat -p tcp
netstat -p udp
netstat -p tcpv6
Parameter -o bisa dikombinasikan dengan -n, -p, sehingga
contoh penggunaannya ; netstat -o -n -p tcp


Untuk melihat semua port aktif dengan protocol TCP atau UDP, gunakan parameter -a, contoh; netstat -a. 
Parameter ini bisa pun dikombinasikan dengan parameter -n, -p.
contoh ; netstat -a -o -n -p tcp


Selain itu, informasi ethernet juga bisa ditampilkan dengan parameter -e,
contoh penggunaannya; netstat -e

Parameter ; -s untuk melihat statistik yang terjadi pada setiap protocol yang ada.
contoh; netstat -s.

Untuk melihat semua statistik yang terjadi, parameter -e bisa digabung dengan parameter -s ,
contoh ; netstat -e -s.

Netstat juga bisa digunakan untuk mencari informasi Routing Tabel pada ethernet milik kita, penggunaannya dengan menggunakan parameter -r.
contoh; netstat -r

Selain itu, netstat juga bisa melacak aplikasi yang digunakan dalam jaringan dengan menggunakan parameter -b, hebatnya lagi, netstat ini bisa menelusiri komponen dan thread aplikasi yang digunakan oleh apliakasi yang terhubung tersebut (aktif), yakni dengan kombinasi -b dan -v.
contoh ; netstat -b -v,

Netstat juga bisa melakukan continous monitoring berdasarkan interval waktu, dengan memberikan nomor (interval) dibelakang perintahnya, contoh;
netstat -p udp 1
netstat -a -o -n -p tcp 2
netstat -o -n -p tcp 1

4 komentar:

Firman As-Saliry mengatakan...

thanks atas ilmunya kawan. sangat bermanfaat. ijin copy ya...!

tomi efriansyah mengatakan...

nice info...

Unknown mengatakan...

Informasinya bagus gan,. :)

Unknown mengatakan...

Makasih gan, bravo IT

Posting Komentar